Drop a comment if you stay right here
Home » » Hati-hati, virus komputer juga bisa menyerang manusia?

Hati-hati, virus komputer juga bisa menyerang manusia?


Percayakah Anda bahwa virus komputer juga bisa menyerang manusia? Seperti yang diberitakan dari sumber tekno.kompas.com,  Ketika pertama kali mendengar, hal tersebut mungkin mustahil karena keduanya beda sekali secara fisik. Virus komputer hanyalah kode-kode digital buatan manusia, sementara virus penyakit bersifat organik.
Serangan virus komputer ke tubuh manusia mungkin saja terjadi saat perangkat berbasis komputer menyatu dengan tubuh manusia. Misalnya, virus menyerang lengan robotik, jantung buatan, atau organ implan yang sengaja ditanam ke dalam tubuh untuk berbagai keperluan di masa depan.
Untuk mengantisipasi serangan semacam itu, Dr Mark Gasson, seorang pakar cybernetika di University of Reading, Inggris, pun melakukan uji coba. Ia membuat virus komputer dan menginfeksinya ke dalam cipradio frequency of identification (RFID) yang ditanam di bawah permukaan kulit lengannya. Percobaan ini dirancang untuk mendemonstrasikan model penyebaran virus terhadap peralatan implan yang dipakai manusia.
Peralatan berbasis RFID yang ditanam ke tubuh Gasson adalah semacam komputer mini yang memancarkan sinyal. Melalui perangkat itu, Gasson bisa mengakses sistem keamanan untuk masuk ke ruangan-ruangan laboratorium atau mengaktifkan ponselnya. Fungsinya tak beda dengan kartu akses pada umumnya.
Saat Gasson masuk ke laboratorium, komputer yang mengatur akses ke ruangan tersebut akan membaca perangkat implannya. Itulah pintu masuk buat virus yang telah ditanamkan untuk menginfeksi komputer laboratorium. Saat koleganya juga masuk ke laboratorium, virus tersebut pun menular ke perangkat RFID orang tersebut.
Percobaan ini memperlihatkan bagaimana virus komputer dapat menular secara nirkabel antarmanusia saat ada sarana komunikasi di antara keduanya. Suatu ketika, orang yang jahat bisa saja membuat virus untuk menembus sistem keamanan daerah terlarang seperti server database universitas atau perusahaan melalui pola tersebut.
Dalam percobaan ini, pengguna implan RFID mungkin tak akan terganggu kesehatannya saat virus komputer menginfeksi perangkat di tubuhnya itu. Namun, bagaimana kalau virus tersebut menyerang implan di alat vital, misalnya alat bantu pendengaran atau jantung buatan?

sumber : Ekoyuliandri.com
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

10 komentar:

kakve_santi mengatakan...

benarkah.. ? wah mesti cari obatnya nih.. :P

irphani mengatakan...

nice post ,...

Azhia mengatakan...

wuahhh..beneran??? aduuuh....gaswat nih

Entis Sutisna mengatakan...

kalau bener,pasti akan jadi sesuatu hal yang menghebohkan banget....

tapi tenang saja semuanya,pasti ada proses..
hppy blogging dan tetap semangat ya....

monster iklan mengatakan...

Baru tau nih infonya.
Jika membutuhkan iklan Gratis, klik aja http://monsteriklan.blogspot.com/

wandhe mengatakan...

waw!!!!!!!!!!!! takut ,, virus ketagihan ya namanya

hitech-trends mengatakan...

Kaget juga baca judul post-nya...untung organ tubuh gue ori semua...hehehe. Nice share!

belajardesigntshirt mengatakan...

Perlu hati2 yang jantungnya implant...nice info

whatuget mengatakan...

wah . , mengerikan yaa , ada obatnya belum ??

abangrizky mengatakan...

@ kakve_santi : kalo udah tau obat nya biLang2 ya sob :D biar gak nular .hee hee

@ Entis Sutisna : terima kasih sob anda adalah sahabat yg suka memberi semangat kpda blogger2 yg lain :)

@ kaya nya belum ad sob .. coba ja cari di apotik terdekat :P


@ all : Thnks coment nya :)

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Abangrizky - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger
Read more: http://majuter.us/2012/02/13/membuat-iklan-melayang-tanpa-mengganggu-pembaca#ixzz1n62dVtL1 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives